Home

Sabtu, 19 Juni 2010

Kumpulan Cerpen Part I

Posted by Fahri Adrian | On: , | 0 komentar
Pak Hariman tiba di teras belakang dan menarik tubuh Arya yang tengah bersender di tembok dengan lemas. Wajah Arya terlihat pucat seperti mayat. ... more

Sebenarnya Jaya menunggu reaksi keras lagi kasar dari Mirza dengan jawabannya. Tapi ini lain, Mirza membisu. Menatapnya tenang seperti laut tanpa ombak. Akhir dari tatapan itu, ... more

“Elliza nggak mau, Ma. Elliza takut membaca balasan surat-surat El, kalau-kalau nantinya justru membuat Elliza sakit hati!” ... more


0 komentar:

Posting Komentar

Komentar Facebook